Sosialisasi bahaya narkoba dan instansi penerima wajib lapor

sosialisasi bahaya Narkoba

penawarrejo.desa.id | Bertempat di balai kampung Penawar rejo 11 maret 2018 telah di adakan sosialisasi tentang bahaya narkoba oleh lembaga swadaya masyarakat (LSM) Generasi Anti Narkoba Nasional (GANN), menurut GANN Indonesia sudah memasuki darurat narkoba dan ini sangat membahayakan generasi muda. Maka dari itulah LSM GANN yang berdiri di Tulang Bawang ini tidak ingin generasi yang ada di Tulang Bawang menjadi generasi yang hancur karena Narkoba.

Masyarakat dan Pemuda diajak untuk berkomitmen katakan tidak pada Narkoba

Menurut Ketua GANN Fitra Agustinus, SH. MH bahwa GAN sangat perduli dengan msyarakat terutama Pemuda yang ada di Tulang Bawang terutama di Kampung Penawar rejo, dan berlia mengajak generasi muda untuk menjauhinya karena Narkotika sangat berbahaya bagi generasi muda sehingga kita perlu waspada dan antisipasi agar tidak terkena pada pemuda maupun masyarakat yang ada di kampung Penawar rejo.

Bapak Fitra Agustinus Saat memberikan materi tentang bahayanya Narkoba yang sudah sangat darurat.

Sedangkan menurut Pembicara yang dulu sempat menjabat sebagai kepala Rumah sakit RSUD Tulang Bawang yang sekarang sebagai Widya Swara yaitu Bapak Ivo Miduanto, SKM juga menuturkan; Narkoba sudah banyak yang menghancurkan generasi muda karena itu jangan takut untuk melaporkan perbuatan apa pun yang akan merusak generasi muda kita  terutama jika melihat pengedar segera tangkap jangan takut di intimidasi. Jika ada pemakai segera laporkan ke keluarganya terlebih dahulu agar mendapatkan peringatan supaya segera berhenti dari menggunakan narkoba. menurut bapak Ivo dampak dari kerusakan narkoba diantaranya ; – jika sudah memakai sampai 7 kali makan akan ada kerusakan permanen pada otak manusia dan juga pada ginjal, – Pendarahan pada hidung, –  Kehilangan Ingatan mengakibatkan sulit belajar, – Kehilangan Kendali tubuh dan masih banyak lagi.

Bapak Ivo menerangkan bagaimana berbahayanya Narkoba dan dampaknya kepada generasi muda mendatang.

Dan menurut bapak Nana Mardiana, Sh juga dari widya swara Tulang Bawang mengatakan yang menyebabkan generasi muda terbawa dan terjerumus kedalam Narkoba adalah adanya waktu luang yang tidak ada kegiatan posif, lalu bagaimana sih menjaga generasi muda agar bebas narkoba yaitu hindari waktu luang tadi dengan kegiatan-kegiatan seperti berolah raga, mengaji, mengembangkan bakat seni dan lain-lain jadi gunakanlah waktu luang yang ada dengan kegiatan yang positif.

Bapak Nana menjelaskan bagaimana cara menghindari Norkoba.

Puskesmas Penawar jaya pun siap menampung penguna Narkoba jika belum terlalu parah dan akan segera ditangani dan diobati, jadi jika melihat ada pengguna sebaiknya segera dilaporkan dan ditangani agar tidak terjerumus terlalu jauh menurut Bapak Indra Putra Bungsu yang juga mewakili dari Purkermas Penawar jaya.

Para pemberi materi dalam sosialisasi bahaya Narkoba

Bapak Mustakim yang kebetulan memang putra asli Kampung Penawar rejo yang kebetulan sekarang menjadi wartawan salah satu televisi Nasional indosiar sekaligus mewakili pihak Polres Tulang Bawang mengatakan kampung yang dulu dia dibesarkan yaitu Penawar rejo bebas dari Narkoba, beliau menceritakan bahwa Indonesia sudah diserang oleh negara lain dengan memasukan Narkoba ke Indonesia untuk menghancurkan generasi muda inilah bentuk penjajahan sekarang jadi berhati-hatilah generasi muda, bentuk penjajahan ini bukan peperangan tetapi menghacurkan pola pikir generasi muda agar di kemudian hari Indonesia hanya mememiliki generasi yang bodoh sehingga mudah di perdaya oleh asing.

Kiri Bapak Mustakim dan Pemuda Penawar rejo saat berkomitmen untuk menjauhi Narkoba.

 

Komentar Facebook